Rabu, 03 Juli 2013

Tugas Softskill 3



Sebelum saya membahas tentang konsep dari Interactive Entertainment, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Interactive Entertainment. Interactive Entertainment ialah sebuah interaktif yang bertujuan dalam membuat sebuah produksi dan memberikan layanan yang bersifat menghibur (entertainment) kepada pengguna sehingga mereka dapat langsung merespon dengan cara memberikan umpan balik.

Konsep dari Interactive Entertainment merupakan konsep dengan proses yang didukung dengan media interactive sehingga seluruh aktifitas didalamnya lebih mudah dalam menyerap segudang perkembangan teknologi yang terus berkembang sangat cepat.

Hal-hal penting yang harus diperhatikan dari Interactive Programs adalah dari segi user dan programnya. Interactive programming adalah prosedur penulisan bagian dari sebuah program ketika sudah aktif. Ini berfokus pada teks program sebagai antarmuka utama untuk proses yang berjalan, bukan sebuah aplikasi interaktif, di mana program ini dirancang dalam siklus pengembangan dan untuk digunakan sesudahnya

Peranan dari user yaitu bisa memahami dengan baik dari sebuah program yang dibuat dan peran dari program yaitu membuat sebuah program yang mudah dipahami untuk digunakan para user agar menjadikan sebuah komunikasi yang baik antara user dan program yang dibuat tersebut

GUI (Graphical User Interface) merupakan tampilan grafis yang mengandung alat-alat atau komponen-komponen yang memampukan pengguna untuk melakukan pekerjaan interaktif. GUI (Graphical User User Interface) berkerja dengan cara setiap komponen, dan GUI tersebut, diasosiasikan dengan satu atau lebih rutin yang ditulis pengguna yang dikenal sebagai callback. Eksekusi setiapcallback dipicu oleh aksi tertentu dari pengguna seperti tombol ditekan, klik-an mouse, pemilihan menu item, atau cursor melewati sebuah komponen. Kita sebagai GUI, yang menyediakan callback tersebut.Callback merupakan fungsi yang kita tulis dan asosiasikan dengan sebuah komponen tertentu pada GUI atau dengan GUI itu sendiri.Callback mengontrol sifat GUI atau komponen dengan melakukan beberapa aksi untuk merespon kejadian pada komponennya tersebut. Kejadian dapat berupa mouse diklik pada sebuah push button, pemilihan menu, keyboard ditekan, etc.

Fungsi-fungsi GUI dalam dunia teknologi dan informasi saat ini sangat beragam. Berikut beberapa fungsi dari penggunaan GUI dalam dunia Iptek khususnya komputer :
1.      Pointing device dengan perangkat berupa mouse
2.      Memiliki fungsi sebagai plug and play, yang mana memudahkan user dalam menginstall dan uninstall hardware/sofware (sinkronisasi)
3.      Membuat software-software yang menuntut aplikasi dalam komputer user yang dapat digunakan untuk kegiatan user dalam proses seperti menulis text, spreadsheet. sound, graphic dan lain-lain
4.      Untuk digunakan dalam pembuatan System Operasi sebagai User friendly dan ergonomis
5.      Pembuatan website
6.      Opensource software/hardware atau pengembang aplikasi-aplikasi skala besar lainnya.

GUI ( Graphical User Interface) memiliki beberapa komponen, komponen disini dapat berbeda-beda tergantung software apa yang digunakan, tapi umumnya komponen yang digunakan dalam GIU adalah WIMP (window, icon, menu, pointer).
a. window
merupakan halaman muka yang terdapat pada software tersebut


b. Icon
Sebuah ikon bertindak sebagai jalan pintas untuk tindakan komputer melakukan (misalnya, menjalankan program atau tugas).


c. Menu adalah teks atau ikon berbasis sistem seleksi yang memilih dan mengeksekusi program atau tugas


d.  Pointer adalah simbol layar yang mewakili gerakan perangkat fisik bahwa pengguna kontrol untuk memilih ikon, elemen data, dll



Event merpakan suatu kejadian yang terjadi karena adanya interaksi user dengan komponen-komponen GUI. Tanpa event, peran GUI tidak akan berjalan. Macam-macam event untuk komponen-komponen GUI antara lain :
1.      Event Handler
•      Berupa blok method dari listener yang menentukan proses selanjutnya setelah komponen mendapatkan event. Misalkan pada event tombol simpan ditekan, event listener akan menangkap event pada Event Source tombol Simpan, kemudian Event Handler akan menyimpan data yang akan didefenisikan pada blok Event Handler.
Dipandang dari konsep struktur interactive programs, event dari standard programming dengan interactive programming memiliki perbedaan yang signifikan.
•      Pada interactive programming, dalam menyelesaikan masalah yang perlu penambahan algoritma, program dapat terus dijalankan tanpa harus dihentikan selama penulisan ulang dari program. Hal tersebut berbeda dengan event dari standard programming yang bersifat kebalikannya.
•      Proses untuk memberikan respon terhadap event.
2.      Event Source
•      Komponen GUI yang membuat event atau tempat terjadinya event.
•      yaitu berupa komponen-komponen visual, seperti : button, combo box, text field, etc
3.   Event Object
•      Objek yang terbentuk saat terjadi event
•      Yaitu ketika user berinteraksi dengan komponen GUI. Seperti : tekan button, ketik di text field, dll.
•      Mengandung semua informasi yang berhubungan dengan event yang muncul, seperti : Tipe event yang muncul, asal dari event tersebut.
•      Direpresentasikan oleh class Event
4.      Event Listener
•      Objek penerima & pengolah event
•      Menerima dan menangani event, mengandung business logic
•      Contoh: menampilkan informasi penting ke user, melakukan komputasi matematis, dan lain sebagainya.
5.   Event Model
•      Interaksi antara user dan komponen GUI. Untuk mendeskripsikan bagaimana program merespon interaksi user terdapat bagian-bagian penting yaitu event source dan event listener / Handler.

Definisi mengenai event dalam konsep struktur interactive program yaitu kejadian yang terjadi atas interaksi dari komputer dengan manusia.


mengenai evet dari standard programming dengan interactive programming memiliki perbedaan dimana pada interactive programming, dalam menyelesaikan masalah yang perlu penambahan algoritma, program dapat terus dijalankan tanpa harus dihentikan selama penulisan ulang dari program, berbeda dengan standard programming.


Referensi :









Rabu, 26 Juni 2013

Softskill Pengantar Game


TUGAS 1

Shading adalah proses untuk menggambarkan tingkat kegelapan di atas kertas dengan menggunakan media yang lebih padat atau dengan warna yang lebih gelap untuk area yang lebih gelap, dan kurang padat atau dengan warna yang lebih ringan untuk area yang lebih terang. 
Ada berbagai teknik shading, salah satu contohnya adalah cross hatching, di mana garis tegak lurus dari berbagai gambar yang berdekatan dalam pola grid untuk mewakili suatu daerah. Semakin berdekatan suatu garis, maka semakin gelap area yang muncul. Demikian juga, semakin jauh suatu garis, maka semakin terang daerah tersebut muncul. 

Shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya. Jenis2 shader :
-Anisotropic adalah material dengan highlight berbentuk ellipse.Biasanya digunakan untuk benda dengan bentuk memanjang
-Blin adalah materian yang mensimulasikan efek logam
-Metal adalah material yang mensimulasikan efek logam
-Multi Layer adalah material dengan highlight berlapis dan lebih kompleks dibandingkan Anisotropic
-Oren Nayar Blinn adalah material yang sedikit redup dan rata dibandingkan blinn,misalnya untuk karpet
-Strauss adalah material dengan permukaan metalik atau non metalik,namun dengan pengaturannya yang lebih sederhana dibandingkan jenis lainnya
-Phong adalah material dengan highlight bulat dan lebih tajam dibandingkan Blinn 




Fungsi distribusi reflektansi bidireksional (en:Bidirectional reflectance distribution function atau BRDF) diperkenalkan oleh Edward Nicodemus sekitar tahun 1965. Definisi modern BRDF adalah:


Fungsi merupakan penyempurnaan model reflektansi Lambert dengan tiga model difusi, yaitu model difusi Lambert, Minnaert dan Oren-Nayar. Masih terdapat model difusi yang tidak termaktub di dalam fungsi, antara lain: atomic diffusion, molecular diffusion, tracer diffusion, chemical diffusion, collective diffusion, Eddy diffusion, electronic diffusion, facilitated diffusion, gaseous diffusion, Ito diffusion, Knudsen diffusion, momentum diffusion, osmosis, photon diffusion, reverse diffusion, rotational diffusion, surface diffusion, ambipolar diffusion, anomalous diffusion, diffusion MRI. Surface roughness scattering atau interface roughness scattering adalah model difusi Lambert pada partikel bermuatan. Efek ini sangat penting dalam teknologi peralatan elektronika yang mengandung lapisan tipis seperti field effect transistor dan quantum cascade laser.
Pada tahun 1991, Paul Heckbert[1] menggabungkan fungsi distribusi reflektansi bidireksional dengan:
menjadi fungsi distribusi hamburan bidirektional (en:bidirectional scattering distribution function), karena hamburan (en:scattering) cahaya terjadi tidak hanya pada refleksi tetapi juga pada refraksi antarmuka medium apapun.
Pada umumnya hamburan (en:scattering) cahaya meliputi studi hamburan elastis dan hamburan non elastis dari sifat dualisme cahaya sebagai partikel dan gelombang. Beberapa jenis hamburan yang sering dijumpai antara lain hamburan Rutherford, hamburan Bragg atau difraksi, hamburan Rayleigh, hamburan Compton, hamburan Brillouin, hamburan Lorentz-Mie, hamburan Raman.

Referensi :


TUGAS 2

Ambient, cahaya ini diterima dengan intensitas yang sama oleh setiap permukaan benda. Cahaya lingkungan tersebut dimodelkan mengikuti apa yang terjadi di alam, dimana dalam keadaan tanpa sumber cahaya sekalipun, benda masih dapat dilihat. Cahaya ini berasal dari semua benda yang memantulkan cahaya walaupun hanya sedikit. Cahaya lingkungan tidak memiliki arah dan lokasi. Pengaruh cahaya lingkungan dirumuskan dengan Iab = Ia ra .

Diffuse, merupakan sifat permukaan di mana cahaya yang datang dipantulkan ke segala arah, benda-benda yang bersifat diffuse misalnya kayu, batu, kertas. Karena cahaya dipantulkan ke segala arah, maka permukaan benda terlihat kasar. Misalnya ada sejumlah cahaya menimpa permukaan P. Sebagian dari cahaya tersebut disebarkan ke semua arah dan sebagian menuju ke mata dengan kekuatan cahaya Id. Mengingat bahwa cahaya disebarkan ke semua arah, maka orientasi permukaan P terhadap mata tidak terlalu penting, sehingga Id tidak tergantung pada sudut antara vektor v dengan n tetapi pada vektor n dan s.

Specular, adalah efek pencahayaan dimana bayangan sumber cahaya terlihat pada permukaan objek. Meskipun cahaya dipantulkan ke berbagai arah, tetapi ada beberapa benda yang memantulkan cahaya lebih banyak pada arah tertentu, misalnya cermin, plastik. Kekuatan cahaya pada arah tertentu dibandingkan dengan arah lain, membuat kita memperoleh kesan bercahaya (highlight)

Advanced Transparancy terdiri atas falloff in dan falloff out. Falloff in untuk mengatur cakupan area yang dipengaruhi oleh soft selection,dari titk pusatnya (sub-object terpilih) yaitu bagian tengah (In) objek. Sedangkan falloff out untuk mengatur cakupan area yang dipengaruhi oleh soft selection,dari titk pusatnya (sub-object terpilih) yaitu bagian pnggir (out) objek.

Referensi :
2.   http://bit.ly/16wXOBX


TUGAS 3

Texture map, adalah suatu teknik untuk menirukan detail permukaan dengan pemetaan gambar (tekstur) menjadi polygons.

Mapping coordinate, adalah pemetaan yang menggunakan satu atau lebih angka, atau koordinat, untuk secara unik menentukan posisi suatu titik atau elemen geometris lain pada bermacam-macam seperti ruang Euclides.


Rancangan Game Sederhana
Judul : pacman 3D reborn




Skenario :
ini merupakan permainan yang sangat populer pada zaman dahulu (PAC MAN) hanya saja sekarang versi 3D. untuk mencapai goal dalam game ini si pac man diharuskan menghabiskan makanannya yang tersebar di jalur. pada jalur juga terdapat power up yang dapat meningkatkan kemampuan si pacman, seperti buah yang dapat menambah nyawa, makanan besar untuk dapat memakan musuh, dan ada tambahan yaitu freeze yang dapat memperlambat musuh untuk bergerak selama 10 detik. leveling pada game ini adalah speed yang akan selalu bertambah tiap levelnya.

Referensi :

TABEL KINERJA
NPM
NAMA
KINERJA
50410416
AHMAD RIZKI HIDAYATULLAH
Mengerjakan texture map, mapping coordinate dan membuat rancangan game
51410982
DIASTRI RACHMAWATI
Mengerjakan shading, shader, jenis-jenis shader dan BRDF
59410201
MUHAMMAD AULIA DESRI N.
Mengerjakan ambient, diffuse, specular, falloff in & falloff out

Minggu, 24 Maret 2013

Perbedaan Game online dan Offline ?

Di game online kita harus mendaftar atau register terlebih dahulu. Tidak semua games online dapat dimainkan secara gratis, beberapa di antaranya ada yang memerlukan registrasi atau pembuatan member yang memerlukan sejumlah biaya.

Game Offline merupakan permainan tanpa menggunakan LAN (
Local Areal Network) jadi game offline itu tidak dapat melakukan LAN dan juga tidak bisa berinteraksi dengan orang lain secarauniversal. Perbedaan mencolok lagi bahwa game offline tidak sama seperti game online yaitu harus mendownload dari server penyediaanya tetapi game offline ini kita harus membeli langsung ke toko game yang dimana akan menjadi tambahan profit bagi pembuat game tersebut

Sabtu, 23 Maret 2013

Apa yang dimaksud Game online dan Offline Berikan Contoh ?


Permainan Daring (Online Games) adalah jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer (LAN atau internet), sebagai medianya. Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut.

game offline adalah game yg tidak membutuhkan koneksi atau sambungan ke internet untuk memainkannya, kebanyakan game offline menganut Storyline based game atau bisa disebut game yg memiliki jalan cerita

Contoh game online :
RF Online 

Point Blank Online

Sedangkan Contoh game Offline :

Call Of Duty

Prototype